Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Pasang Surut Perjuangan


Di awal hijrah ini...
Membara singa di dalam diri
bagai ingin menghunus sejuta manusia
yang memerangi umat ini...............

Di awal hijrah ini...
tercalar rasa diri
tika melihat kekusutan dan kelesuan umat
lalai dan leka dengan nikmat sementara..............

Dengan semangat aku menjerit, Dengan berani aku memekik
kembalilah pada Rab mu!
kembalilah pada Rab mu!
kembalilah pada Rab mu!

Di tengah perjalanan hijrahku...
derap langkah ini semakin perlahan
singa dalam diri ini makin membisu
umat makin kurang di fikiran.............

Di tengah perjalanan hijrahku....
arus badai melanda diri
menguji sejauh mana ikhlasnya diri
agar tetap sabar dan tabah dengan
ketentuan ilahi...................................................

Di tengah perjalanan hijrahku...
semakin hari semakin surut
semakin hari semakin luntur
pekikan takbir membesarkan Mu
pekikan takbir laungan semangat
mengagungkan syariat Mu...........................

Ya Rab!....
andai pasang surut perjalanan hijrahku ini
adalah sunnahtullah perjuangan
jangan biarkan surutnya perjalanan hijrahku
menyebabkan aku disisih dari Rahmat Mu
menyebabkan aku diketepikan dari Kasih Sayang Mu............

Ya Rab!......
Pintaku agar dibekalkan kembali
kekuatan dan kecekalan
agar di akhir perjalanan hijrah ku
senyum syuhada menjadi hadiah ku
di pertemuan antara seorang hamba dengan tuannya.......................

Asrul
Friday Nov 20 0720

Ketika hati ini mati






Ketika Hati ini mati,
saat itu diri terasa kosong
hambar......

Ketika hati ini mati,
ku rasa diri ini gembira...
ku rasa diri ini riang...
dalam tawa dalam gelak....
ternyata riang dan gembira itu palsu.....

Ketika hati ini mati,
lupa pada sang pencipta
lupa pada hakikat diri
lupa pada azab maha pedih

ketika hati ini mati,
masihkah ada lagi harapan
masihkah ada lagi peluang
untuk hati ini hidup kembali
untuk hati ini tidak tertipu lagi

aku tidak mahu hati ini mati,
aku tidak mahu jiwa ini kosong,

berikan aku secebis hidayahMu
berikan aku sekelumit taufiqMu
agar hati ini mampu dihidupkan kembali
hidup subur dengan ketenangan abadi.....

Ya Rabb.....siapalah aku pada pandangan Mu....

Nukilan
Asrul
0130
30/06/2009

Golongan Yang Tercicir


"Tika aku tidak mengerti makna kehidupan
jauh semakin jauh aku dari sinaran mentari
Tika aku merangkak dalam kelemasan
terasa sempit dada ini dicengkam
di kala itu aku buta dan pekak
buta dalam kegelapan pekak dalam keegoan
meyakini diri inilah acuan kehidupan

Sekali mentari memancarkan sinar,
aku terkedu.......
rebah tidak bermaya
menzahirkan diri aku telah tersilap langkah
mencoretkan buku-buku penyesalan pada
sekalung taubat dan harapan.............


sayang.....
mereka yang sama-sama dengan ku merasai sinar mentari
menelan manisnya kembara mengenal hakikat diri
kini.....
perlahan-lahan berhenti melangkah dari mengecap sinar mentari
terhimpit dengan acuan hidup, tertipu dengan putaran masa
ketakutan mencengkam jiwaku....

tertanya-tanya.....
adakah mereka cuba menuju kembali kepada
mentari atau semakin mendekati gelapnya hati?"

coretan hati Asrul
15 Mei 2009
0100

"Wahai tuhan yang membolak-balikkan hati....tetapkan hati kami pada agamaMU dan ketaatan pada Mu"......